Sudah lazim bahwa syarat utama dalam sebuah transaksi online, semisal kita akan berbelanja secara online, tentu dibutuhkan sebuah rekening bank. Dari transaksi lewat rekening tersebut pembayaran menjadi lebih mudah dan bisa dilakukan darimana saja. Waktu pun menjadi "batas yang hilang", maksud saya adalah pembayaran bisa dilakukan kapan pun meski itu hari libur. Apalagi sudah banyak tersedia ATM di tempat yang mudah dijangkau dan dengan tingkat keamanan yang cukup baik.
Hanya saja memang pada saat malam hari data hasil transfer tidak bisa langsung dilihat oleh pihak penerima. Pada malam hari bank-bank sedang melakukan backup data, sehingga jangan berharap akan bisa melihat secara realtime hasil dari transaksi yang telah dilakukan. Dana akan dipending di bank sampai selesai pemrosesan data, keesokan harinya baru bisa kita lihat.
Sekarang bagaimana jika kita belum memiliki rekening bank, apalagi kartu ATM ?
Banyak solusi untuk bertransaksi sebagai penjual atau pembeli jika belum memiliki rekening bank dan kartu ATM.
- Tak punya dana ? Kasbon dulu, dengan rasa saling percaya antara penjual dan pembeli. Jika perlu memakai surat perjanjian bermaterai.
- Bayar langsung dengan tunai, jika mempunyai uang sesuai kesepakatan harga.
- Barter, tukar dengan barang seharga atau sesuai kesepakatan bersama.
- Bayar dengan jaminan, jika barang yang dijaminkan nilainya terlalu besar dobanding harga barang yang terbeli.
- Ditukar dengan usaha dan tenaga, maksudnya pihak pembeli bisa membeli dengan menukarnya dengan kerja atau melakukan sesuatu untuk pihak penjual tentu dengan kesepakatan.
- Dll.
Tetapi bisa saja kita meminjam rekening milik keluarga atau teman, waw..
Iya betul kita bisa menggunakan rekening milik keluarga atau teman untuk bertransakai secara online. Hal itu bisa terlaksana berkat tingkat keamanan pelayanan perbankan yang terus ditingkatkan dengan maksimal.
Rasa saling percaya sesama teman adalah modalnya, saling bantu jika ada masalah yaah seperti ketika menghadapi masalah dana seperti ini.
Seperti pengalaman penulis dahulu yang pernah meminjam rekening milik teman saya untuk membeli sebuah buku yang sangat ingin saya beli. Saya bilang ke teman secara baik-baik, pada awalnya sih dia agak terkaget mendengar bahwa rekeningnya akan digunakan oleh orang lain. Padahal yang dimaksud dengan orang lain tersebut tak lain adalah teman sendiri, huuhh.
Sempat lama dia berpikir, tapi setelah saya sedikit merayu dan berjanji akan mengganti uangnya, dia akhirnya membolehkannya.
Saya sendiri juga sedikit was-was kala itu, jangan-jangan trannsaksi ditolak atau akan bermasalah dengan nomor rekening ( yang katanya rahasia) tersebut. Namun ternyata sama sekali tidak ada masalah, semua berjalan lancar. Buku saya dapat lalu uang dari teman juga saya ganti meski dengan tunai + biaya transfer antar bank.
Dari kejadian tersebut saya lantas memutuskan untuk membuat rekening bank saya sendiri, serta menggunakan kartu ATM atas nama saya sendiri. Berdasarkan cerita saya di atas kesimpulannya adalah, tidak masalah kita menggunakan dan memanfaatkan rekening milik teman atau keluarga untuk keperluan transaksi online maupun berkirim dana ketempat lain. Namun begitu alangkah enaknya jikalau kita menggunakan rekening milik sendiri, lebih nyaman.
Sekian cerita tertulis ini semoga ada manfaatnya.
Amankah Bertransaksi Dengan Menggunakan Rekening Teman ?
Reviewed by Aldi Mn
on
22.07
Rating:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar